[ Euklidian dalam n-Ruang
Vektor di dalam n-Ruang Definisi : Jika n adalah sebuah integer
positif, sebuah n- grup topel adalah sekuens dari n bilangan real (a
1.a
2.....a
n). Set dari semua grup yang terdiri dari n- grup topel dinamakan n-ruangdan dituliskan sebagai Rn.
Jika n = 2 atau 3, sudah menjadi kebiasaan untuk menggunakan istilah
grup pasangan dan grup dari tiga secara respektif, daripada 2-grup topel
atau 3- grup topel. Keitka n = 1, setiap n – grup topel terdiri dari
satu bilangan real, sehingga R1 bisa dilihat sebagai set dari bilangan
real. Kita akan menuliskan R daripada R1 pada set ini.
Mungkin kita telah mmepelajari dalam bahan 3-ruang symbol dari (a
1, a
2, a
3) mempunyai dua interpretasi geometris yang berbeda : ini bisa diinterpretasikan sebagai titik, yang dalam kasus ini a
2, a
2, a
3 merupakan koordinat, atau ini bisa diinterpretasikan sebagai vector, dimana a
1, a
2, a
3 merupakan komponen vector. Selanjutnya kita bisa melihat bahwa n – grup topel (a
1, a
2, ...., a
n)
bisa dilihat sebagai antara sebuah “poin umum” atau “vector umum”-
perbedaan antara keduanya tidak penting secara matematis. Dan juga kita
bisa menjelaskan 5- topel (-2, 4, 0 ,1 ,6) antara poin dalam R5 atau
vector pada R5.
u1 = v1 u2 = v2 un = vn
Penjumlahan u + v didefinisikan oleh
u + v = (u1 + v1, u2 + v2, ...., un + vn)
Dan jika k adalah konstanta scalar, maka perkalian scalar ku didefinisikan oleh
ku = (k u1, k u2,...,k un)
Operasi dari pertambahan dan perkalian scalar dalam definisi ini
disebut operasi standar untuk Rn Vektor nol dalam Rn didenotasikan oleh 0
dan difenisikan ke vektor
0 = (0, 0,...., 0)
Jika u = (u1, u2, ...., un) dalam setiap vector dalam Rn, maka
negative (atau invers aditif) dari u dituliskan oleh –u dan dijelaskan
oleh
-u = (-u1, -u2, ...., -un)
Perbedaan dari vector dalam Rn dijelaskan oleh
v – u = v + (-u)
atau, dalam istilah komponen,
v – u = (v1-u1, v2-u2, ...., vn-un)
Sifat-sifat dari vektor dalam 
jika

,

, dan

adalah vektor dalam

sedangkan
k dan
m adalah skalar, maka :
(a)
u +
v =
v +
u
(b)
u +
0 =
0 +
u =
u
(c)
u + (
v +
w) = (
u +
v) +
w
(d)
u + (
-u) =
0 ; berarti,
u - u =
0
(e)
k (
m u) = (
k m)
u
(f)
k (
u +
v) =
k u +
k v
(g) (
k +
m)
u =
k u +
m u
(h) 1
u =
u
Perkalian
dot product 
didefinisikan sebagai
Contoh Penggunaan Vektor dalam Ruang Dimensi Tinggi
- Data Eksperimen – Ilmuwan melakukan experimen dan membuat n
pengukuran numeris setiap eksperimen dilakukan. Hasil dari setiap
experiment bisa disebut sebagai vector
dalam
dalam setiap
adalah nilai yang terukur.
- Penyimpanan dan Gudang – Sebuah perusahaan transportasi
mempunyai 15 depot untuk menyimpan dan mereparasi truknya. Pada setiap
poin dalam waktu distribusi dari truk dalam depot bisa disebut sebagai
15-topel
dalam setiap
adalah jumlah truk dalam depot pertama dan
adalah jumlah pada depot kedua., dan seterusnya.
- Rangkaian listrik – Chip prosesor didesain untuk menerima 4
tegangan input dan mengeluarkan 3 tegangan output. Tegangan input bisa
ditulis sebagai vector dalam
dan tegangan output bisa ditulis sebagai
. Lalu, chip bisa dilihat sebgai alat yang mengubah setiap vektor input
dalam
ke vector keluaran
dalam
.
- Analisis citra – Satu hal dalam gambaran warna dibuat oleh
layar komputer dibuat oleh layar komputer dengan menyiapkan setiap
[pixel] (sebuah titik yang mempunyai alamat dalam layar) 3 angka yang
menjelaskan hue, saturasi, dan kecerahan dari pixel. Lalu sebuah gambaran warna yang komplit bisa diliahat sebgai 5-topel dari bentuk
dalam x dan y adalah kordinat layar dari pixel dan h,s,b adalah hue, saturation, dan brightness.
- Ekonomi – Pendekatan kita dalam analisis ekonomi adalah untuk
membagi ekonomidalam sector (manufaktur, pelayanan, utilitas, dan
seterusnya ) dan untuk mengukur output dari setiap sector dengan nilai
mata uang. Dalam ekonomi dengan 10 sektor output ekonomi dari semua
ekonomi bisa direpresentasikan dngan 10-topel
dalam setiap angka
adalah output dari sektor individual.
- Sistem Mekanis – Anggaplah ada 6 partikel yang bergerak dalam garis kordinat yang sama sehingga pada waktu t koordinat mereka adalah
dan kecepatan mereka adalah
. Informasi ini bisa direpresentasikan sebagai vector

Dalam

. Vektor ini disebut kondisi dari sistem partikel pada waktu t.
- Fisika - Pada teori benang komponen paling kecil dan tidak
bisa dipecah dari Jagat raya bukanlah partikel tetapi loop yang berlaku
seperti benang yang bergetar. Dimana jagat waktu Einstein adalah 4 dimensi, sedangkan benang ada dalam dunia 11-dimensi
Menemukan norm dan jarak
Menghitung Panjang vektor
u dalam ruang

jika
u =
Maka Panjang vektor
u
dan Menghitung jarak antara vektor
u dengan vektor
v